Sudah lama ya kita tidak saling berkirim kabar. Entahlah rasanya aku sudah tidak mempertanyakan lagi, cinta kah atau tidak kau padaku. Aku sudah terlanjur ikhlas. Bahwa kutetap mencintaimu. Ini bukan perkara sulit untuk move on. Lu kira gampang untuk jatuh cinta lagi diusia sekarang. Cinta yang gua maksud, bukan cinta yang lu bisa bilang hei gua cinta ama lu. Nggak gitu konsepnya anjing. Timur kenapa sih? Kenapa meskipun klo boleh ku keluh betapa kejam nian kau siksa aku pada rindu. Namun apa daya, tak ada perasaan yang tak bisa ku jelaskan pada wajah wajah cantik, manis pada tubuh - tubuh indah yang membangkitkan gairah. Aku seperti majnun yang terkunci, aku seperti Rahwana. Tak ada yang bisa dijelaskan aku mencintaimu.
Tuhan apakah ini benar - benar cinta, tapi jika memang lewat rindu yang menyiksa ini kudapati indah biarlah rindu ini menyiksaku terus seperti belati yang menusuk - nusuk.
Kau memang Timur ku, seperti matahari yang terbit dari Timur. Kau tunjukan pada aku yang sudah tidak mempercayai rasa, kau tunjukan itu lewat rindu yang membuat ku yakin ada cinta. Ada namamu yang coba kurangkai indah pada taman yang menunggu agar seseorang duduk dan memperindahnya. Cinta memang tumbuh saat ada jarak antara kita, meski goyah berulang kali kau masih aku rindu diantara megahnya manusia membangun gedung yang tinggi menjulang. Aku masih mencintaimu Selatan ku akan indah denganmu, setiap tempat di pelosok bumi ini akan indah bersamamu. Bolehkah ku aminkan meski kini ku berada diantara beribu pertanyaan. Aku tak ingin bertanya, mempertanyakan hanya akan membuat ku gila. Salahkah aku yang jatuh cinta bukan kah Rahwana berkata tiada yang salah pada cinta.
.jpg)
Aku hanya bisa berharap walau ku tahu harapan akan mudah patah tapi biarlah. Kujadikan ini doa semoga yang terbaik jadinya sambil berdoa agar kau sehat sentosa. Bahagia disana, kau tangguh tanpa anti depresan. Tuhan aku tahu kau baik, hamba mu yang lalai dan boleh kusebut aku pendosa aku ingin berterimakasih, terimakasih telah hadir kan cinta, terimakasih telah pertemukan aku dengannya di Timur Nusantara. Meski aku tak tau ujungnya namun bila cinta ini terus ada semoga ini pertanda bahwa aku kan bersamanya selamanya. Aku mencintai nya.
Tak ada kata yang bisa kukatakan, aku mencintaimu bersama kurangku semoga kau begitu 🌼
Komentar
Posting Komentar