Dan tegarlah
Dan tegarlah kau menyongsong dunia, meski kadang dunia kejam dan mentertawakan. Sebab hatimu lebih luas dari Samudera. Jika kau ingin merdeka lajulah. Maka tak ada yang bisa menghentikanmu sedetikpun. Jika memang ada jalan mungkin kita akan bertemu lepas Samudera, angin dan hujan sepanjang jalan. Namun telah kuingat senyum dan suaramu saat aku dan kau di tempat sama
Ada kenangku dalam dirimu, entahlah dirimu doaku untukmu melangkah lah laksana angin timur berhembus. Tegarlah selalu meski aku sekarang tak memastikan aku untuk dirimu namun kau kan kukenang selalu sebagai kepingan.

Komentar
Posting Komentar