Halo, lama banget nih gua gak nulis ya. Apa kabar kalian yang baca blog nggak penting ini hehe. Pastinya gua gak akan nulis cerita patah hati disini. Btw band gua The SWIFT udah mau 4 tahun. Band yang hidup segan mati tak mau. Gua masih di Sulawesi Selatan. Di Samata, dalam persinggahan gua kali ini dari Bima ada hal berbeda selain patah hati tentunya. Gua bingung cerita dari mana tapi, gua akan cerita sedikit. Awalnya.... Biasa nebeng bang ciwang lumayan lah The SWIFT, dapat dua panggung yang pertama di habitat serbaguna yang kedua di pangkep. Tapi disitu ada sesuatu yang sempat bikin gua down asli tapi it's okay. Singkat nya bang ciwang yang awalnya mau bantu gua untuk record nilai gua gak serius gua main main doang. Disitu gua sempat ngedown man. Tapi dia gak sepenuhnya salah menurut gua. Bang ciwang juga punya Jejak Aksara dan gua juga punya The SWIFT yang kudu gua besarin.
( penampilan perdana The SWIFT di
Makassar)
( penampilan kedua di Pangkep)
Gua sempat hopeless, tapi terus bikin bikin materi jujur dua bulan di kampus UMI rasanya membosankan sekali tapi ada secercah harapan bro Eky. Sempat bantu gua sedikit di lagu ku2pu dan gua langsung bawakan itu di Kampus UMI. Lega tapi doesn't enough.
( penampilan di Freedom Plaze kampus UMI)
Lepas itu ada drama gak penting lah tapi kelar. Tiba - tiba aja gua ada disini di Samata. Gara gara sempat ngelatih tetaer gitu. Disitu gua mulai berkenalan dengan Saimo, dan Jack sharing - sharing soal musik. Singkatnya berawal dari nongkrong di Vaan In SKy tiba - tiba aja ada tawaran lah. Langsung gua ajak Jack, Dan Saimo buat bantu. Saimo awalnya gak tertarik entah di fokus kemana Jack pun mengajak teman nya Sullo buat ngisi di bagian drum. Lambat laun Saimo pun mau gabung yang awalnya gua ama Jack doang yang serius mau ngembangin. Job nggak kunjung jelas, tapi The SWIFT tetap coba cari chance munculah tawaran di PRJ. Dan jelang PRJ ada lagi muncul untuk meramaikan acara anak - anak Mapala STA. Disitu berkenalan lagi dengan Zacky yang awalnya pengennya di rhythm nggak ada kepikiran dia ngisi drum. Sampai tiba tiba muncul itu tawaran Jajan Rock. Kita pun jamming disitu gua Jack, dan Zaki entah kenapa jujur gua rasa lebih enak ketika Zacki di posisi drummer. Meski gak jago - jago amat tapi lumayan ketimbang Sullo. Saimo pun join dan well akhirnya kita main di Jajan Rock. Meski menyebalkan nya gak sampai setengah lagu hujan lebat dan kita gak menyelesaikan penampilan kita disana. Jujur gua udah gak bisa komen. Anak - anak bete semua saat itu. Dan entah kapan terjadinya ini anak anak yang tadinya gua ajak buat bantu bantu doang sedikit tergetuk buat sama sama bangun The SWIFT. Namun sebelum itu gua mesti bicara sama Agus gimana karena dia gak bisa bantu apa apa juga kan dari sana. Agus pun memaklumi begitu juga Sullo. Meski gua gak tahu dia kecewa apa nggak kami pun jalan berempat dengan lagu baru Samata lagu yang gua bikin buat cewek. Tiba - tiba aja semua terjadi PRJ, Lalu sekawan Days yang muncul dari Zacki. Entah kenapa perlahan anak - anak into Dengan The SWIFT. Masih ada projek selanjutnya yakni filem yang gua gak tau gimana nanti itu. Adanya mereka gua gak nyangka, tapi gua berusaha lah dengan apa yang gua bisa dan mereka bisa buat sama sama gedein The SWIFT. Entah apa yang terjadi didepan semoga perlahan The SWIFT bisa tumbuh gak lagi jadi hidup segan mati tak mau tapi benar - benar punya pendengar dan yang pasti kami menikmati semua proses yang terjadi di band ini.






Satu kata gua gak mau berekspektasi apa apa tapi mau menikmati semua dan berusaha ngeluarin apa yang gua bisa dengan mereka tentunya. So let's begin The South Guys With Freedom Tones.
Komentar
Posting Komentar