2025

 Hei, entah ada yang baca atau nggak.... Well sudah 2025 ya. Gua udah balik dari Makassar meski berat buat gua meninggalkan kota itu. Meski serba seadanya gua menemukan diri gua kembali disana . Tapi angin membawa gua kembali kesini Ke kalimantan, senggaknya gua harus balik ke rumah gua. 

    Seperti biasa semua menyambut kawan - kawan di esa. Imi , Danang, Igo. Igo yang sebentar lagi bakal pindah ke Kota Baru cmiww. Semua berjalan kek biasa. Tapi satu hal yang mengganjal gua belum bertemu Aisel ya, dia yang gua tulis dalam lagu Samata. Jujur gua selalu menunggu dia. Dimanapun kapanpun apalagi saat di Makassar, waktu kejam belum mempertemukan kami, entah belum takdir nya atau bagaimana. Bahkan hingga lagu Samata tertulis pun I don't meet her. Tapi entah someday apakah kita akan bertemu. Gua nggak marah, gua selalu percaya waktu dan takdir selalu memiliki cara untuk bekerja dan sedikit pun gua gak menyesali semua interaksi itu. Hanya keknya jika ketemu its better sih. Tahun ini sama gua lebih banyak dirumah sesekali pergi like ke Bukit Batu, barusan gua pergi ke Pantai Batakan Baru. 




               


Gua memang belum menghasilkan, lebih tepatnya malas. I don't know seperti gua tidak menemukan sesuatu. Apa gua harus balik ke Makassar lagi I don't know. Yang jelas saat tawaran manggung datang dan gua gak bisa ngerjain itu Im really sad. Kalau aj gua masih stay mungkin gua manggung. Tapi situasi rumit, sejak di Makassar mama kepikiran meski I tell everything its okay. Entah apakah gua harus nunggu waktu yg tepat untuk yakinin  I can handle it. Tapi to be honest, gua rindu saat bisa saat gua di Makassar, setidaknya gua tahu I can be something disana. Sampai gua pernah membayangkan well, mungkin gua bakal bolak balik suatu hari nanti Makassar , Kalimantan. Di Kalimantan gua cuma santai dan disana fokus berkesenian. Pundi pundi disana gua modif rumah disini atau gua membeli vespa atau melunasi pinjol gua yg belum gua bayar. 


        *************************************


 Belakangan gua sedang mendengar kan Stone Roses, setelah gua sempat agak ngepunk sekali . Tapi ya gua  akan tetap eksploratif 🤣🤣. Linda sesekali gua masih chatan dgn dia, masih terlintas sedikit ketakutan klo dia fake. Tapi klo pun iya nggak papa seenggaknya dia mencintai gua dan gua, seenggaknya gua berbakat dalam cinta digital. 

   


 Lucu kita yang dulu chat until dia yang balas I love you. Gua akan ketawa sih klo suatu saat kita bakal tidur sebelahan, berusaha agar anak kita nggak bangun dan tersenyum. Barusan gua menonton filem Keanu Reeves yang berjudul Lake House, gua gak mau ngomongin filmnya but gua selalu percaya cinta kan tetap terhubung dengan cara yang ajaib. Jika memang semesta dan yang punya ini berkehendak gua dan Linda yang cuma chat dan nggak pernah telponan ya bakal ketemu dan mungkin kunikahkan pada akhirnya. 

    Waktu misteri gua gak tahu di masa depan bakal gimana tapi gua ingin berusaha keras untuk melakukan apapun yang gua bisa sekarang, menikmati dan mencintai apa yang bisa gua lakukan 😄

Komentar